Posts

Jeruju : Semak Pesisir Yang Mampu Mengusir Roh Jahat

Image
Jeruju dengan susunan bunganya -www.hkgnu.org-      Mungkin bagi anda yang hidup di kawasan pesisir, atau yang hobi berkebun, tentunya tidak akan asing dengan tanaman yang satu ini. Jeruju, atau juga disebut Daruju, merupakan salah satu jenis tanaman semak pesisir yang umum dijumpai tumbuh disekitar zona hutan mangrove yang paling belakang. Tanaman berbatang basah ini, mampu tumbuh hingga setinggi tiga meter, dan memiliki daerah sebaran yang luas, mulai dari Asia Tenggara, Australia hingga ke Kepulauan Pasifik.

Kenali Jenis - Jenis Ikan yang Juga Memiliki Perilaku "Mudik"

Image
Beberapa ikan juga mengenal tradisi mudik loh! ( Sumber )      Sudah merupakan suatu budaya apabila telah tiba Hari Lebaran (Idul Fitri), kita akan melakukan kegiatan "mudik" atau "pulang kampung" kembali menuju kampung halaman kita untuk menemui dan berkumpul kembali dengan sanak saudara kita selama beberapa hari dan bahkan pekan. Namun tahukah anda ?, bahwa tradisi mudik tidak hanya dilakukan oleh manusia ?. Ya, ikan (dan hewan - hewan laut lain) pun juga mengenal tradisi ini. Di dunia, terdapat beberapa jenis ikan yang melakukan migrasi jauh, dan kembali ke perairan kelahirannya untuk melakukan perkembang biakan. Kita tahu bahwa ikan merupakan hewan yang aktif bergerak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, selain karena faktor perkembang biakan, faktor makanan juga menjadi pemicu mengapa ikan seringkali melakukan "migrasi" nya.

Pari Elong : Berbadan Hiu, Berkepala Pari

Image
-australianmuseum.net.au- Pari Elong penghuni dasar perairan      Kehidupan laut memang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan kehidupan yang ada di daratan. Di laut, hewan memiliki beragam bentuk dan rupa yang lebih variatif dan bahkan terkesan aneh. Setelah dahulu saya pernah sedikit mengulas tentang " Ikan Raksasa Berbadan Setengah ", kini saya mencoba untuk mengulas tentang keanehan lainnya, yakni tentang ikan yang memilikis setengah badan ikan yang satu, sementara setengah badannya sebenarnya milik ikan yang lain. Ikan ini mungkin jarang anda dengar, meskipun namanya terlihat sangat familiar. Saya sendiri merasa sangat beruntung karena berhasil melihat ikan ini dalam kondisi hidup secara langsung pada waktu kunjungan saya ke Pulau Gili , Bawean.

Gili Noko : Hamparan Lautan Cermin

Image
Gili Noko dari sisi utara -SA-      Perjalanan saya di Bawean mengarahkan saya menuju sisi lain pulau ini. Janji saya untuk menguak "keajaiban" lain yang ada di pulau kecil ini pada tulisan sebelumnya sepertinya purna sudah. Namun kini saya tidak akan menceritakan lagi tentang keajaiban bawah lautnya, cukup sudah terwakili oleh Karang Ce'et saya rasa. Namun, kali ini saya akan menceritakan tentang keajaiban yang berada di atas air, dan mungkin anda sendiri belum pernah melihat sesuatu yang seperti ini. "keajaiban" alam ini terletak di Gili Noko, sebuah pulau pasir kecil yang berada di timur pulau utama Bawean. Untuk mencapai sini pun tidak sulit, anda tinggal naik perahu nelayan dari Desa Daun dan menghabiskan kira - kira 30 menit diatasnya hingga perahu itu berlabuh di Pulau Gili. Dari Pulau Gili menuju Noko, anda tingal di drop saja karena lokasinya tak jauh dari Pulau Gili.

Ikan Badut : Memiliki Hierarki Sosial yang Aneh

Image
Kelompok ikan badut di Karang Ce'et. Hewan betina (besar) memiliki peran yang dominan dalam kelompok.      Perjupaan saya dengan segerombolan ikan badut di Karang Ce'et membuat saya tertarik untuk mengulik sedikit lebih banyak tentang tingkah laku ikan ini di habitatnya. Ikan ini lebih populer disebut sebagai "Ikan Nemo " lantaran popularitasnya yang melejit semenjak dirilisnya film animasi " Finding Nemo " besutan tim Disney-Pixar . Ikan badut sendiri sebenarnya bukan nama bagi satu spesies ikan, melainkan kumpulan spesies ikan yang tergabung dalam sub-famili Amphiprioninae. Sub-famili ini menaungi berbagai jenis ikan badut yang tidak semuanya memiliki rupa seperti karakter Nemo pada film Finding Nemo itu loh. Sebagian justru memiliki penampilan yang sama sekali berbeda. Namun apa guna perbedaan jika masyarakat sudah terlanjur sepakat menganut paham "Bhinneka Tunggal Nemo " ?.

Mengunjungi Padang Nemo di Karang Ce'et

Image
Bawah laut Karang Ce'et -SA-      Setelah sekian lama saya vakum untuk menulis masalah per-pantai-an, kini saya kembali untuk mengulas salah satu spot yang sempat saya datangi pada perjalanan saya menuju Pulau Bawean beberapa waktu yang lalu. Pulau Bawean sendiri adalah satu dari sekian pulau - pulau kecil yang dimili oleh Provinsi Jawa Timur. Pulau Bawean secara administrasi berada pada wilayah Kabupaten Gresik. Pulau Bawean yang terletak sekitar 120 km utara Gresik ini dapat ditempuh selama 4 Jam jika menggunakan kapal cepat, atau 8 jam menggunakan kapal ferry. Namun belakangan, penerbangan pesawat menuju Bawean juga semakin sering dijadikan alternatif wisatawan bagi mereka yang tidak mau berlama - lama diatas kapal. Ya... pulau yang dikenal dengan hewan endemiknya, Rusa Bawean ( Hyelaphus kuhlii ) ini kini memiliki Bandara Harun Thohir yang dibuka secara resmi pada Januari 2016 lalu.

2017 World Oceans Day Is Here!

Image
     World Oceans Day , atau Hari Laut Sedunia merupakan suatu hari yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran kita terhadap pentingnya keberadaan lautan dan segala hal yang dikandungnya. Hari Laut Sedunia yang diperingati tiap 8 Juni ini merupakan bentuk komunitas global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat luas terhadap tantangan terkini yang dialami oleh lautan kita. Event ini mengangkat tema yang berbeda - beda tiap tahunya dan dengan mengangkat isu - isu akan permasalahan yang sama - sama dihadapi oleh masyarakat global belakangan ini. Tahun ini, World Oceans Day mengangkat tema " Our Oceans, Our Future " atau disetarakan dengan "Laut Kita, Masa Depan Kita" dalam Bahasa Indonesia. Selain itu, kegiatan konservasi yang difokuskan tahun ini adalah bagaimana mengatasi masalah limbah sampah yang terbuang ke lautan yang memang belakangan ini menjadi perhatian khusus dari berbagai organisasi global yang concern terhadap permasalahan laut.

Ini Dia Sepuluh Ikan Tercepat di Seluruh Penjuru Samudera

Image
-upload.wikimedia.org-      Di tengah liarnya samudera, kecepatan adalah salah satu cara untuk menjaga kelangsungan hidup dari sebagian jenis ikan. Mereka mengandalkan kelihaian berenangnya baik untuk memangsa atau bahkan menghindari pemangsa. Dari sekian banyak jenis ikan, perenang cepat memang lebih didominasi oleh ikan pelagis besar yang memang didesain untuk hidup dengan kecepatan. Meski tak jarang pula ikan yang hidup di daerah pesisir memiliki kemampuan kejutan yang mampu menandingi kecepatan  berenang ikan pelagis besar. Berikut adalah daftar sepuluh ikan yang dikenal memiliki kemampuan berenang tercepat, dan coba tebak ?. 9 dari 10 ikan yang ada di daftar ini ditemukan di perairan Indonesia dan seringkali ditemukan mendarat di pelabuhan - pelabuhan perikanan di negara kita ini.  

Sotong Flamboyan : Si Kecil Jenius Nan Berbahaya

Image
Sotong flamboyan memiliki corak tubuh yang unik -img.designswan.com-      Mungkin dari sekian banyak jenis hewan lunak dari kelas Cephalopoda, hewan yang satu ini menarik untuk didiskusikan. Sotong flamboyan ( Metasepia pfefferi ) merupakan hewan dari keluarga sotong yang memiliki penampilan yang paling menarik, sehingga tak jarang hewan ini menjadi buruan para fotografer bawah air. Meskipun menemukan hewan ini di perairan bukanlah perkara mudah. Hewan yang ukuran dewasanya tidak lebih dari 8 centimeter ini memiliki beragam cara unik baik itu untuk mencari mangsa maupun untuk menghindari pemangsa. Metode adaptasinya yang dinamis mampu mengungkapkan bagaimana sebenarnya hewan ini lebih "jenius" apabila disejajarkan dengan hewan - hewan lainnya.

Jenis Ikan Hiu yang Dilindungi Oleh Pemerintah Indonesia

Image
Hiu Banteng, salah satu hiu yang dikenal mempunyai reputasi buruk -yourshot.nationalgeographic.com-      Mendengar kata "Ikan Hiu" mungkin terkesan menyeramkan bagi anda, mungkin yang terlintas di benak anda ketika mendengar kata tersebut adalah sesosok predator laut yang mematikan dengan gigi - giginya yang tajam. Mungkin itu pula yang dibayangkan oleh ikan - ikan kecil di samudera ketika melihat ikan ini berenang didekatnya. Namun siapa sangka, dibalik reputasinya yang terkesan buruk, ternyata hiu merupakan makhluk yang rentan dan terancam oleh kegiatan yang dilakukan oleh manusia di kawasan pesisir. Eksploitasi hiu secara langsung sudah marak terjadi di beberapa daerah karena permintaan pasar akan sirip ikan hiu juga cukup tinggi. Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2012, Indonesia mengekspor sebanyak 514.349 Kilogram sirip ikan hiu. Data itu pun hanya terbatas pada...

Kucing Bakau : Harimau Kecil Penjelajah Hutan Bakau

Image
Kucing Bakau, ( Prionailurus viverrinus ) -http://brighterfuturechallenge.com-      Kucing Bakau adalah salah satu keluarga kucing yang hidup di kawasan lahan basah, seperti rawa - rawa, sungai - sungai dataran rendah, hutan dataran rendah dan hutan mangrove. Meskipun tergolong kucing "kecil" (dibandingkan dengan keluarga kucing - kucing besar seperti harimau dahan atau macan tutul), kucing ini memiliki ukuran yang cukup besar, dengan panjang tubuh antara 77 - 108 cm dengan berat antara 5 - 16 kg. Keberadaan kucing ini layaknya menapis mitos yang beredar di masyarakat bahwa kucing itu "takut dengan air". Sesuai dengan Nama Internasionalnya, Fishing Cat, kucing ini sangat menyukai air. Kucing ini mampu berenang menyelam untuk mendapatkan ikan, dibantu dengan selaput diantara kakinya yang memberikan dorongan ketika di dalam air. Meski demikian, mangsa kucing ini tidak terbatas pada ikan saja, namun juga ular, burung, tikus, katak, kepiting, dan hewan - hewan keci...

Hiu Koboi : Pemburu Perairan Laut Lepas yang Nekat

Image
Hiu Koboi dengan Ikan Pilot -wwf.panda.org-         Charcharhinus longimanus  atau lebih dikenal dengan nama Hiu Koboi adalah salah satu hiu pelagis yang mudah dikenali melalui sirip renangnya yang panjang dengan ujung yang bulat. Sirip renangnya yang memanjang itulah yang menyebabkan ikan ini diberi nama longimanus , berasal dari Bahasa Latin yang artinya "Bertangan Panjang". Hiu ini merupakan spesies hiu yang agresif, meskipun hiu ini bukanlah perenang yang cepat, namun hiu ini memiliki gigi tajam yang berbentuk seperti mata gergaji yang dia gunakan untuk mencabik mangsanya ketika melakukan perburuan.

"Liyep-liyep" di Pantai Ngliyep

Image
Pantai Ngliyep - SA -      Pantai yang satu ini telah lama menjadi ikon wisata pantai di Kabupaten Malang selain Sendang Biru dan Balekambang. Pantai Ngliyep memang sudah dikenal oleh masyarakat baik dari kawasan Malang itu sendiri maupun diluar kawasan Malang. Pantai ini menyimpan banyak spot  keindahan yang menjadikan pantai ini unik dan memiliki suasana yang berbeda dari pantai - pantai lain yang ada di Kabupaten Malang. Terlebih lagi, pantai yang disembunyikan oleh lebatnya hutan tropis ini dapat ditempuh sekitar 1.5 - 2 jam saja dari Kota Malang.

Kerapu Kertang : Monster Penghuni Terumbu Karang

Image
Kerapu Kertang juvenil -www.aquarium.gdynia.pl-      Mungkin titel sebagai ikan "monster" patut diberikan kepada ikan yang satu ini. Jika pada umumnya anda menemukan kerapu yang dijual di pasar ukurannya tidak melebihi 50 cm, maka kerapu yang satu ini mungkin dapat mengejutkan anda karena ukurannya yang bisa mencapai 270 cm. Ikan Kerapu Kertang adalah ikan bertulang keras terbesar yang menghuni ekosistem terumbu karang. Seekor kerapu kertang dapat memiliki bobot hingga 400 kilogram, sehingga dengan ukurannya yang sedemikian membuat ikan ini menjadi salah satu predator puncak di ekosistem terumbu karang.

Pantai Tiga Warna : Merambah Dunia Bawah Laut Selat Sempu

Image
Surganya para Snorkeler - SA-      Pantai Tiga Warna memang menjadi trend  tersendiri di kalangan masyarakat Malang dan sekitarnya (dan juga para mahasiswa tentunya). Pantai ini dikenal secara luas dalam waktu yang cepat tidak lama setelah pantai ini dibuka sebagai kawasan ekowisata. Bukan hanya sekedar wisata, pantai ini menyandang predikat sebagai pantai ekowisata karena sistem manajemen di pantai ini memberikan wawasan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepada para wisatawan yang berkunjung menuju kawasan ini. Pantai ini berjarak tidak jauh dari TPI Sendang Biru, dan termasuk dalam kawasan area konservasi mangrove Clungup. Jaraknya yang relatif dekat dengan Kota Malang membuat pantai ini diserbu para wisatawan dari berbagai kalangan setiap harinya.

Karang Sarang Burung : Mampu Bangkit dari Kematian

Image
Karang Sarang Burung ( Seriatopora hystrix ) -www.aquaportail.com-      Sejatinya, karang adalah hewan yang terdiri atas koloni dari polip yang membentuk suatu struktur dan hidup di dalam perairan laut. Karang memiliki berbagai macam bentuk dan rupa, dimana karang yang beragam jenis tersebut membentuk suatu kumpulan komunitas yang seringkali kita sebut sebagai terumbu karang. Karang ternyata tidak hanya memiliki bentuk yang beragam, namun masing - masing jenis karang juga memiliki pola atau cara adaptasi yang berbeda untuk menyesuaikan diri terhadap ancaman yang mengganggu kehidupan karang tersebut. Tidak terkecuali karang yang satu ini, karang ini memiliki strategi yang terbilang 'di luar nalar' di dalam mengatasi tekanan yang dialami olehnya. Di dalam pasar komersil, karang ini dikenal dengan nama "Karang Sarang Burung".

Pantai Coro : Tersembunyi di Balik Nama Popoh dan Sidem

Image
Pantai Coro, sedikit berbatu - SA -      Setelah di kesempatan sebelumnya saya mengunjungi dua pantai nelayan di Tulungagung, Sidem dan Sine , kini saya mengunjungi salah satu pantai yang mungkin keberadaannya masih tersembunyi dari radar wisatawan ketika berkunjung ke Tulungagung. Pantai Coro adalah pantai lain di Pesisir Selatan Tulungagung yang menjadi destinasi perjalanan saya kali ini. Masih menjadi misteri bagi saya mengapa nama pantai ini dinamai dengan nama "coro", dari kata dalam Bahasa Jawa yang berarti "kecoa". Namun, nama pantai yang terkesan menyeramkan tidak mencerminkan keadaan pantainya yang menyeramkan pula, dan justru anda mungkin akan kagum dengan keadaan pantai yang satu ini. 

Pari Burung : Penggali Dasar Perairan

Image
Pari Burung, dikenalidari pola totol di tubuhnya. -booknetik.ru-      Pari Burung adalah salah satu jenis ikan bertulang lunak yang dikenal dengan bentuk badannya yang pipih dan berbentuk hampir segitiga. Ikan ini disebut pari burung karena memiliki moncong yang menyerupai paruh burung. Ikan ini juga dapat diidentifikasi dengan melihat warna tubuhnya yang berwarna biru gelap dengan corak totol putih di sisi atasnya dan berwarna putih di sisi bawahnya. Di beberapa daerah, pari ini diperdagangkan di pasar -pasar ikan, baik itu dari hasil perburuan maupun hasil by-catch .

Jalan Berliku Menuju Pantai Sine

Image
Sepintas Pantai Sine -SA-        Pantai Sidem  bukan menjadi satu - satunya pantai yang saya kunjungi ketika berada di Tulungagung. Ketika berada di sini, saya juga menyempatkan untuk 'menyambangi' pantai lain yang tidak kalah bagusnya dengan pantai lain yang ada di Kabupaten Tulungagung, yakni Pantai Sine. Pantai ini terletak sekitar 30an kilometer dari pusat Kota Tulungagung menuju ke arah selatan, tepatnya berada di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir.

Cemara Udang : Dinding Hijau Kawasan Pesisir

Image
Barisan pohon cemara udang di Mangrove Center Jenu, Tuban. -SA-      Pohon cemara udang, adalah tumbuhan berbunga dan berkayu dari famili Casuarinaceae. Berbeda dengan jenis cemara lain yang hidup di dataran tinggi yang dingin, cemara udang justru hidup di daerah pesisir dengan pantai berpasir yang suhu udaranya lebih tinggi. Spesies ini juga toleran terhadap garam, sehingga angin pesisir yang banyak mengandung garam tidak akan mengganggu kehidupan spesies ini. Pohon ini bahkan mampu tumbuh di substrat yang lebih keras daripada pasir, seperti bebatuan karang dan mampu mentoleransi pH antara 5.0 - 7.7. Pohon yang mampu tumbuh hingga 45 meter ini juga toleran terhadap tanah yang tercemar limbah.